Jumat, 18 Desember 2009

Tentang Takut

http://emo.huhiho.com
 Ketika Aku takut,
aku berpura-pura berani
dan mereka bilang aku berani
dan ternyata aku jadi berani...  

http://emo.huhiho.com
Kawan, untuk jadi berani,
kutaklukan diriku sendiri,
tetap maju meski hati bergejolak
tetap melangkah meski kaki gemetar

Lihatlah kini,
aku benar-benar tak mengerti
tentang rasa takut,
ia datang mengganggu, tetapi
terlalu mudah terusir pergi

Bulan sembunyi dibalik awan hitam
gelap pekat menyelimuti malam,
begitu Sunyi...
sampai-sampai degup jantung
terdengar begitu nyaring
iramanya seperti genderang perang,
bertabuh-tabuh pilu...

Sekali lagi aku berpura-pura berani
dan kulalui sepanjang jalan sepi ini
lagi-lagi harus kutaklukkan
gejolak hati dan gemetar kaki

kawan,
Rasa takut itu ternyata mudah pergi
ketika berpura-pura berani
dan tak berhenti...

Kisah Sehari

Pagi adalah sahabatku,
yang mengajarkan tentang semangat
dan keyakinan,
dalam sejuk dan terangnya.

Siang adalah majikanku,
yang mengajarkan tentang perjuangan
dan ketegaran,
dalam terik dan debunya

Sore adalah guruku
yang mengajarkan tentang hikmah
atas kisah hari ini,
dalam syahdu dan letihku

Malam adalah kekasihku,
dimana aku dalam peluknya,
tempat aku bercerita tentang suka, duka,
getir,lara dan menyusun asa rencana esok hari,
dipangkuannya aku tertidur,
maka lepaslah segala penat hari ini.

Tak Ingin

Dingin memelukku erat
Beku menelusup melewati celah-celah persendian hati
Menorehkan ngilu luar biasa
Aku limbung
Menggapai mencari penumpu

Hujan tak lagi menari
Embun pun tlah pergi berlari
Tapi mengapa mentari tak jua menepi ?
Malah berlindung di balik awan

Dingin makin menusuk
Berseteru angan menebarkan bayangmu
Di antara kerikil-kerikil asa

Bagaimana mungkin ku gagah melangkah
Bila jalanku smakin tak menentu ?

Oh Tuhan,
Mohon. beri hamba kekuatan
Aku tak ingin tersandung lagi
Meski harus melangkah sendiri

Jenuh ( Pintu Harapan )

Aku hanya ingin diam,
disempitnya ruang kebosanan,
menikmati jenuh yang menjerat hati.

Layar kehidupan terbentang,
memutar kilas balik,
batu-batu masa lalu,
duri-duri kenangan yang masih menusuk.

Hal yang paling menyesalkan adalah
hidup dalam kadar yang sama dari waktu kewaktu
sementara raga makin renta,
kesombongan menjalar disetiap jiwa,
Nurani mengeruh laksana embun berpeluk debu..

Pintu-pintu harapan masih tertutup rapat,
mampukah kubuka dengan kunci yang telah patah,
patah diperjalanan...

Di Bawah Kabut



Kabut tipis melayang
Perlahan, meninggalkan pucuk cemara
Dingin masih menggigit
Matahari malu- malu menatap bumi

Setetes embun mencium keningku
Tatkala kau goyangkan ranting cemara
Dingin, tapi tubuhku rasa terbakar

Aku berlari mencari tempat sembunyi
Aku tak tahan mendengarmu tertawa
Di balik rumpun kemuning ku berlindung
Tuhan, gerangan apa yang kurasakan ?

Gemetar langkahku menahan gejolak
Saat kau bimbing meniti jalan setapak
Aneh, mengapa tiba-tiba kau menjadi makhluk asing di mataku
Yang membawaku ke nirwana tiada bertepi
Begitu jauh, serasa mimpi


Mengapa Pelangi Melengkung ??




Tahukah kamu, mengapa Pelangi melengkung ??
Kenapa tidak bulat / persegi atau yang lainnya ??

Pelangi yang indah di langit sedang memanjakan mata kita. Di langit yang masih sejuk akibat tetesan hujan, sungguh sangat membuai hati kita menjadi damai. Tapi pernahkah kamu berpikir mengapa pelangi yang indah itu melengkung ??
Kenapa tidak bulat/lurus/persegi dll ??

Pertama-tama titik-titik hujan membiaskan cahaya tampak dan membuat cahaya putih tersebut terpisah menjadi tujuh warna penyusunnya. Merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu adalah warna-warna penyusun warna putih.

Ternyata untuk melihat pelangi yang indah terdapat berbagai syarat. Syarat pertama ialah kita harus membelakangi sumber cahaya saat melihat pelangi. Dalam hal ini, sumber cahaya yang dimaksud ialah matahari. Syarat kedua ini adalah penyebab mengapa pelangi melengkung yaitu kita harus melihat pelangi dari sudut sekitar 40 derajat selain dari sudut ini pelangi tidak akan terlihat dengan baik. Oleh karena itu, pelangi terlihat melengkung di langit luas. Bayangkan dan kamu akan mengerti...

Sabtu, 05 Desember 2009

Sabtu yang menyebalkan!

Hmm... bingung gue mau nulis apa! oiya, akhirnya kelar juga tuh praktek yang bikin tiap hari gue latian terus. Yah, NARI!! Gue tuh ga suka nari, eh malah disuru praktek!!! (Siall! Kenapa gak praktek musik aja! Huu...) Tapi gapapa yang penting uda lewat.. (hehe).
ga tau kenapa, pas pulang skolah kepala gue sakit banget. Akhirnya gue tidur 2 jam. Pas bangun-bangun, ternyata pusing itu tak kunjung pergi (halah, bahasanya!). Apa karna gue belum makan ya?? yaudahdeh gue makan, tapi tetep aja masih pusing. Ah, gataulah..!!
Hari senin udah mulai ulangan umum.. Cepet amat sih!!! Mudah-mudahan soal-soal FISIKA bersahabat dengan gue (hahaha).
Mudah-mudahan lancar ulangannya. Amiiiinnn...............
good Luck La!!!! Ganbate!!! Cayoo...! Smangattt!!! Blajar-blajar!!!

Kamis, 03 Desember 2009

Geje banget SUMPAH!!

Hai... Gue Laila (pasti udah tau). Sebenernya pengen nulis tentang gue, tapi guenya lagi cape, males ga mood. Yaudahdeh gue bingung mau nulis apa. Ni rizqan mau menyumbangkan tulisannya nya. Soalnya sekarang gue, Kiki, Risqan, Alan sama Yusron Lagi di warnet..


Waktu yang sudah berlalu lebih dari satu jam setengah hampir tak terasa, karena konsentrasi gue tak menyinggung sama sekali kepada hal yang berhubungan dengan waktu, seperti jam, matahari di luar,
waktu solat, dan sebageinya, tapi berkat usaha yang gue dan kiki lakukan akhirnya blog selesai juga, tinggal membuat posting nih, minimal 2, langsung gue ketika aja deh apa aja, stelah satu paragraf gue yang nulis, gue kehilangan ide, trus gue minta ke rizqan buat ngetikin postingan lanjutannnya, nah sebenernya ini tuh yang ngetik rizqan bukan gue(laila), lo semua ketipu! sekarang waktunya kiki yang ngetik buat menuhin postingan, silahkan kiki..



bismillah... pertama marilah kita puji segala limpahan nikmat yang telah di berikan ALLAH kepada makhluk serendah kita ini... baiklah adik-adik dan saudara-saudara setanah air dan sejenis.. udahanlah jayusnya...

oke sekarang gue mulai ni yahh.. nulisnya.. emmm. awalnya gue bungung mau ngomong apa.. tapi dari awal rizkan nulis, dia sempet ngebahas tntng waktu.. okelah gue lanjutin aza ya...

waktu... apa sih waktu menurut kalian?
waktu adalah suatu kenikmatan yang di berikan tuhan dan dia tidak akan berhenti sesuai kehendak kita tapi akan berhenti sesuai kehendak tuannya..

waktu... bisa pula membuat pedang bagi anda..
waktu... kalo kalian ngejar waktu.. intinya gak bakal kekejar..
nah.. cara kita manfaatin waktu dengan sebaik-baiknya gimana ci?
yang pertama...
kita itu harus punya jadwal yang terperinci dan jelas sebelum kita menyambut keesokan harinya.. dan perioritaskan yang penting dan bermanfaat aja.. biar kalian gak kerepotan...

karena waktu itu punya amanahnya masing-masing.. walaupun cuma sedetik... dan kalo kita geser waktu itu.. bakalan punya tumbukan utang yang maikn bertambah.. akhirnya kita kualahan dehh



ya udahlah... padahal masih banyak.. tapi laila ngomel dari tadi.. panas kuping gunya heheheh


Huuuuuuhhh... Hey kalian ( Rizqan fdan Kiki) udah nulisnya?????
Jadi, intinya paragraf 1 tuh yang nulis GUE, Paragraf 2 yang nulis Rizqan, sisanya Kiki. Jadi, harap maklum kalo ga nyambung. hahaha
Udahan lah cape, bau keringet, pengen cepet pulang.
Dadaaaaaahhhh............

Pelangi......



Ketika sinar matahari mengenai cermin siku-siku atau tepi prisma gelas, atau permukaan buih sabun, terlihat berbagai warna dalam cahaya. Cahaya putih dibiaskan menjadi berbagai panjang gelombang cahaya yang terlihat oleh mata kita sebagai merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu.
Panjang gelombang cahaya ini membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna di sebelahnya. Pita ini disebut spektrum. Di dalam spektrum, garis merah selalu berada pada salah satu ujung dan biri serta ungu disisi lain, dan ini ditentukan oleh perbedaan panjang gelombang.
Pelangi adalah spketrum melengkung besar yang disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari. Ketika cahaya matahari melewati tetesan air, ia membias seperti ketika melalui prisma kaca. Jadi didalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda memanjang dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air.
Cahaya keluar kembali dari tetesan air kearah yang berbeda, tergantung pada warnanya. Warna-warna pada pelangi ini tersusun dengan merah di paling atas dan ungu di paling bawah pelangi.
Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada diantara matahari dan tetesan air dengan matahari dibekalang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus.

Minggu, 15 November 2009

Akhirnya selesai juga..
Huft....
 
Copyright 2009 La.. La.. La.... Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemesfree